Cara Kerja Kamera CCTV

Stand Alone DVR merupakan alat untuk merekam yang mudah sekali digunakan oleh setiap orang diberbagai tempat, dengan alat Stand Alone DVR memungkinkan kamera CCTV bisa diakses atau dilihat di seluruh jagat raya dengan menggunakan berbagai link contohnya kabel telpon, internet, dan handphone yang menggunakan jaringan GPRS ataupun 3G.
Beberapa model kamera CCTV dengan tambahan berbagai fitur yaitu; remote viewing, motion dectection,  MPEG-4 video format, sistem penyimpanan baik itu ke USB, DVD, CD ROM, dan bisa diakses melaui link LAN dan Ineternet .
Perekam CCTV terdiri dari 4 channel, 8 channel, dan 16 channel yang digunakan untuk merekan secara bentuk digital kedalam harddisk dengan menggunakan teknologi motion detection dan didukung oleh format MPEG-4.

PC based DVR juga termasuk
alat perekam CCTV yang berada didalam komputer. Mainboard, LAN card, video grafik CPU Hard Drive, Memory dan DVR board. DVR board ini akan menerima video dari hasil gambar pada kamera yang terpasang dengan bantuan DVR software yang terdapat DVR board tersebut.
Cara kerja DVR dengan motion detection yaitu dengan mendeteksi adanya pergerakan / motion dari video pixels seperti: tidak cukup cahaya ataupun pergerakan suatu object. Karena mengalami perubahan pixel DVR, maka DVR menganggap pemandangannya sebagai motion sehingga terjadilah recording. Disamping itu DVR’s juga mempunyai sistem yang saling berhubungan dengan setiap kamera.

About these ads
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s